• About Us

Most recent articles by:

Aliyuna Pratisti

moderasi via editor@antimateri.com

Ovid (Bagian 1): Pengasingan dari Roma

Kekaisaran Romawi memiliki utang tak terhingga pada para pujangga besar yang menjadi pilar bagi perkembangan kebudayaan Romawi. Diantaranya terdapat nama seperti: Aemilius Macer, pujangga...

Denys Lombard: Taman di Jawa

Sejarah tentang taman, sama tuanya dengan sejarah agama. Dalam injil, taman diekspresikan melalui kata “paradise”, memiliki arti sakral yang bersinggungan dengan konsepsi manusia tentang...

Liberasi Musik Edgard Varèse

Di Indonesia, musik Edgard Varèse mungkin hanya dikenal oleh musikologis atau segelintir orang iseng yang menikmati musik dari sudut kurang biasa. Namun, sebuah fakta...

The Boxer at Rest: Anomali Seni Hellenis

Bukan sejarah namanya jika tidak menawarkan teka-teki. Demikian pula pada sejarah seni, karena sejauh apapun seorang peneliti menggali, selalu ada bagian yang luput dari...

Honoré de Balzac (Bagian Kedua): La Comédie Humaine

Harus saya akui bahwa pertemuan saya dengan karya-karya Balzac terbilang sangat terlambat. Jika dibandingkan dengan karya sastrawan perancis lain seperti Victor Hugo, Emile Zola,...

Dirty or not dirty?

Pada tahun 1963 terdapat sebuah kasus unik di meja FBI, yaitu penyelidikan tentang sebuah lagu yang mungkin adalah lagu terkotor di era 60an. Lagu...

Honoré de Balzac (Bagian Pertama): Adu Perspektif

Nama Honoré de Balzac berada pada lingkar utama sastrawan Perancis bersama sederet nama besar lain seperti Victor Hugo, Gustave Flaubert, Emile Zola hingga Stendhal...

Musique Concrète: Pierre Henry dan Psyche Rock

Dieter Mack dalam Sejarah Musik (Jilid 3), menyebut keberadaan “musisi dua kursi” dengan Jimi Hendrix dan Frank Zappa sebagai contohnya. Sebutan ini digunakan Mack...

Must read

Ali ibn Nafi: Superstar Musik Andalusia

Ibnu Khaldun, dalam Muqaddima (1377)–pada bab berjudul the craft...

Puisi Nasib Buruk: Pascual Duarte

Butuh waktu lama bagi saya untuk mengatasi trauma selepas...

antimateri.com
Find Your Perfect Muse