
Di Ambang Batas Sakralitas
“Saya sangat sedih melihat tidak ada lagi yang tahu arti sesungguhnya dari [ritual] menenun”, ucap Mamak Dangai, seorang sesepuh Rumah

“Saya sangat sedih melihat tidak ada lagi yang tahu arti sesungguhnya dari [ritual] menenun”, ucap Mamak Dangai, seorang sesepuh Rumah

Di tengah hiruk pikuk sirkus media yang kini tengah ramai menampilkan terorisme dari berbagai sisi, ada baiknya kita sedikit santai

“An eye that sees, another that feels”[1] merupakan penggalan puisi Paul Klee yang saya kutip ketika seorang kawan bertanya: “bagaimana

And when he had opened the fourth seal, I heard the voice of the fourth beast say, Come and see!. And I

NEU! adalah band dengan mitosnya tersendiri, sebuah band yang meletakan poda dasar ciri musik Krautrock. Ketika melakukan riset untuk tulisan

Memasuki abad empat belas masehi, Islam mulai menyebar di tanah Jawa bersamaan dengan berlalunya “gara-gara” atau semacam kekacauan kosmologis dimana

Here comes the warm jets dirilis pada tahun 1974 merupakan album solo pertama Brian Eno setelah ia memutuskan keluar dari

Yet today we are no more liberated, just culturally confused – Ian McEwan[1] McEwan mengucapkan kalimat di atas untuk menggambarkan

Tidak disangka-sangka, kunjungan singkat saya ke Seoul beberapa waktu lalu disambut oleh sepasang mata enigmatik khas Amedeo Modigliani. Nampaknya lukisan

Musik berjalan dalam fase devolusi. Bagaimana tidak, pada mulanya musik bersifat transenden sebagai upaya untuk menyentuh para dewa. Di saat