Tag:Politik Indonesia

Ethnopolitico

Terdapat kecenderungan aneh belakangan ini di masyarakat Indonesia – tapi tidak aneh juga sih sebenarnya, karena sejarah merupakan pengulangan – yaitu ketika pemahaman politik...

Puisi Bisu dan Multikulturalisme

(*Puisi bisu: puisi yang tidak menjelaskan dirinya secara gamblang; puisi yang kurang mampu dipahami pembaca)  Rumah-rumah Muumbi I dinding rumah-rumah muumbi pucat pasi layaknya wajah seorang kerdil yang...

Balada Diktator “Unyu-unyu” (Oxymoron di antara Kita)

Oxymoron adalah sebuah kata populer yang jarang dipahami maknanya – kata ini seringkali dieksploitir ketika seseorang membutuhkan istilah canggih dengan harapan membuat orang lain...

Rintrik dan Politik Mikrokosmos

Tulisan ini pada dasarnya merupakan sebuah resistensi – atau lebih tepatnya eskapisme – dari kungkungan kegilaan yang semakin menjadi-jadi menjelang ujung “pesta demokrasi” di...

Masih tentang Tragedi 65

Sebuah bangsa memilih tragedinya sendiri, merupakan kalimat pengantar dalam memahami bagaimana kita – bangsa Indonesia – memberi perhatian lebih pada satu bagian dari sejarah...

Ideologi dalam Botol Kosong Imajinasi

Sebuah negara yang menyatakan diri “demokrasi” harus memetakan ulang politiknya, setidaknya dalam kurun lima tahun sekali. Pemetaan tersebut dilakukan secara prosedural melalui apa yang...

Artikel Terbaru

Yang Menari di Antara Irama Sirkadian

“Apa makna perjalanan bagi manusia? Kucing siam tidur di bawah purnama.” —Gurindam 12, Ahmad Yulden Erwin  “Kau lihat, anakku, ke arah tiang...

Lagu Agoni Gadis Victorian

PJ Harvey, nama yang menyuguhkan sebuah ambigu. Ambigu karena saya membacanya pertama kali dalam sebuah artikel berbahasa Indonesia yang...

Come and See

And when he had opened the fourth seal, I heard the voice of the fourth beast say, Come and see!. And...

Must read

Menertawakan Banalitas

Pada suatu hari saya mengunjungi radio RRI Bandung dalam...

Ongaku 70

Ongaku 70 (Vintage Psychedelia in Japan) adalah tajuk sebuah...