Tag:Hannah Arendt

Menertawakan Banalitas

Pada suatu hari saya mengunjungi radio RRI Bandung dalam rangka menyelenggarakan acara komunitas yang concern terhadap bidang politik. Seperti biasa acara berlangsung ngaret, sehingga...

Lost in the Roman, Wilderness of Pain

Elit politik Romawi kuno memiliki cara yang cukup efisien dalam menyingkirkan lawan politik: ditikam beramai-ramai atau dijadikan tontonan dalam ajang pertarungan gladiator. Sisi aksi...

Artikel Terbaru

Yang Menari di Antara Irama Sirkadian

“Apa makna perjalanan bagi manusia? Kucing siam tidur di bawah purnama.” —Gurindam 12, Ahmad Yulden Erwin  “Kau lihat, anakku, ke arah tiang...

Museum Penghancur Dokumen: Sebuah Keterguncangan Bahasa

Membaca puisi-puisi Afrizal Malna adalah membaca korespondensi benda-benda. Puisi-puisinya yang melawan bentuk itu, seolah-olah mengajak kita berdialog...

Ziarah Mural Ajanta

Penelusuran tiga aliran lukis di India–walaupun hanya sekilas di permukaan dan dalam rentang kronologis yang jauh terputus–menghadirkan sebuah pembacaan...

Must read

Melukis Cinta

Cinta, mengapa kau bersembunyi dalam sekat-sekat yang tidak terdefinisi?...

“God-intoxicated Man”

God-intoxicated Man atau manusia yang mabuk akan Tuhan, adalah...