blackstar - cover art

Terdapat sebuah bintang misterius berjarak sekitar 1500 tahun cahaya dari bumi bernama KIC 8462852. Terletak di konstelasi Cygnus, bintang ini hanya dapat dilihat dengan alat bantu teleskop 5 inchi (130mm) dengan syarat: langit cerah dan bebas polusi. Namun, suatu hari di tahun 2009, KIC 8462852 seketika mendapat perhatian khusus dari para ilmuwan karena ia terekam untuk pertama kalinya: meredup. Pancaran cahayanya meredup hampir 15 persen, suatu hal yang begitu membingungkan bagi para ilmuwan – karena secara teoritis, satelit atau benda lain yang mengorbit pada sebuah bintang hanya akan mengurangi 1 persen dari cahayanya[1]. Spekulasi lalu berubah liar, bahwa kemudian muncul pandangan bahwa meredupnya KIC 8462852 hanya dimungkinkan oleh adanya megastruktur – dengan kata lain: bukti keberadaan alien[2], dan ditengah perdebatan yang semakin memanas, pada 28 February 2013, KIC 8462852 meredup kembali sekitar 22 persen. Data ini menghadirkan sebuah siklus dimming (meredup) yang kemudian diasumsikan akan berlangsung setiap 750 hari – yang artinya KIC 8462852 akan kembali meredup pada  April 2015 dan Mei 2017.

Terdapat teori lain yang mengemuka tentang gelagat misterius KIC 8462852. Salah satunya menyatakan kemungkinan bahwa meredupnya KIC 8462852 disebabkan keberadaan sebuah “a planet forming disk”, yaitu sebuah lingkaran gas padat yang muncul dalam pembentukan bintang baru (protoplanet). Namun teori ini secara langsung terbantahkan oleh fakta bahwa KIC 8462852 adalah bintang yang telah terbentuk (mature star)[3]. Sedangkan pandangan lain menyatakan bahwa meredupnya KIC 8462852 disebabkan oleh astrophysical dust. Teori tentang debu astrofisik ini hadir untuk membantah teori megastruktur (alien), dengan argumen bahwa pada saat meredup, KIC 8462852 terlihat lebih redup dalam cahaya ultraviolet daripada dalam infrared – sebuah fakta yang diajukan untuk membuktikan bahwa meredupnya KIC 8462852 bukan disebabkan oleh objek yang solid[4]. Namun lagi-lagi, teori ini menghadirkan pertanyaan baru bagi para ilmuwan, seperti: darimana datangnya debu tersebut? apakah memiliki sifat yang sama dengan sistem cincin Saturnus? Lalu apa dampaknya bagi objek disekelilingnya – dan banyak lagi pertanyaan tentang KIC 8462852 yang hingga saat ini belum terjawab.

Terlepas dari kontroversi megastruktur alien dan berbagai studi yang tengah dilakukan untuk mengungkap bintang misterius ini – KIC 8462852 atau sang bintang hitam (The Blackstar) mengalami sebuah pemaknaan baru di tangan seorang musisi (setengah alien): David Bowie. Dan sebagaimana bintang lainnya di alam semesta, pantulan cahayanya berasal dari masa lampau. Namun jarak Blackstar ala Bowie tidak sejauh 1500 tahun cahaya (sebagaimana mestinya KIC 8462852), tapi hanya berjarak 46 tahun (itupun perhitungan tahun di bumi). Kalkulasi ini dapat ditarik sejak saat Major Tom – sang astronot (imajiner), pertama kali melangkah keluar dari kapsulnya dan menghilang di luar angkasa. Lalu 46 tahun kemudian, ia ditemukan terdampar (dalam sebuah video) di sebuah bintang bernama KIC 8462852.

Bagaimana ia sampai disana? Entahlah, tidak ada yang pernah tahu apa yang terjadi diluar angkasa sana (atau dalam kepala Bowie). Tanpa bermaksud mereduksi teka-teki perjalanan sang astronot, tempat persinggahan terakhir Major Tom-lah yang begitu menarik perhatian: yaitu sebuah bintang misterius yang memiliki sifat introvert, dengan eksotisme yang menghipnotis – sehingga kita, dari jauh hanya bisa menduga-duga apa yang tengah terjadi sebenarnya. Sekilas, terlihat jejak Aleister Crowley (bisa jadi sang pendeta kegelapan juga mendarat disana) – dengan khotbahnya tentang eksekusi dan kebangkitan arwah, ia memimpin ritual magis para pemuja kegelapan. Mungkin, mungkin saja, itulah mengapa KIC 8462852 dari hari ke hari semakin meredup – bahwa penyebabnya bukan debu astrofisik atau megakonstruksi alien, tapi karena KIC 8462852 merupakan pusat okultisme jagad raya, atau Bowie menyebutnya Villa of Ormen. Cukup valid bukan?[.]

(David Bowie – Blackstar)

 

Keterangan:

[1] Andersen, Ross, “The Most Mysterious Star in Our Galaxy”, The Atlantic,  13 Oktober 2015

[2] Plait, Phil, “Did Astronomers Find Evidence of an Alien Civilization? (Probably Not. But Still Cool.)”, Slate, 15 Oktober 2015

[3]Wall, Mike, ‘Alien Megastructure’ (http://www.space.com/30948-dimming-star-alien-megastructure-mystery.html), diakses pada 29 Desember 2015

[4]Prigg, Mark, ‘Bizarre’ star could be surrounded by a Dyson sphere built by extraterrestrials, researchers claim, http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-3271546/Have-researchers-alien-MEGASTRUCTURE-Researchers-reveal-bizarre-star-say-huge-unknown-object-blocking-light.html  diakses pada 29 Desember 2015

3 COMMENTS

Kesan, Pesan ataupun Cacian Anda?